ya gitulah kira2 yg dibilang tmn2 gw dlm pikirannya masing2, mungkin cmn perasaan gw ato gw emg bisa baca pikiran org :D
g salah klo smw ngomong kyk gitu, gw jg menyadari soal yg satu ini.
berkhayal dan bermimpi adalah 2 hal yang sangat mudah dilakukan bagi setiap org, dimana qta smw bisa merasakan sesuatu yg blm pernah qta alami atau tidak mungkin qta alami. Walaupun rasanya semu tp tetep aja qta dpt merasakannya.
Hal itu yg gw pegang klo ad org yg blg kyk judul diatas. Alasan mengapa org2 berkhayal atau bermimpi (NB : lupa mw bilang mksudnya bermimpi bukan bunga tidur, klo soal itu gw g ngerti penjelasan secara scientist-nya ntar salah lagi klo gw ngomong soal gituan) itu biasanya dikarenakan setiap org memiliki batasan-batasan dalam melakukan sesuatu atau yg ia miliki atau juga ia memiliki daya imajinasi yang luas dan 1 hal lagi karena membutuhkan sesuatu sebagai pendorong atau membantu dalam melakukan sesuatu.
Standarlah klo org berkhayal cmn karena batasan yg ia miliki. kyk khayal jadi artis, cum laude (pgn >.<"), biasanya sih cita2, ato khayal pny cw kyk sapa gtuh, n masih byk lagi...
Klo soal sebagai sarana pendorong atau pembantu biasanya dalam merencanakan sesuatu, cntohnya mw ngedekor ruangan, kan dibayangin dolo tuh ntar jadinya kyk apa bagus g yah, ato juga sebagai rencana kejahatan kyk mw ngerampok bank, menyusun rencana pembunuhan biar g ketangkep dll...
Berkhayal merupakan suatu hal yang paling menyenangkan dan paling mudah n murah. Org g kan tw apa yg sdg qta lamunkan atau khayalkan, org tdk akan protes karena itu merupakan hak azasi qta, tidak dikenakan biaya, dan yg pasti sesuai yg qta inginkan ah taulah soal yg satu ini hehehe...(ayo jgn mulai berpikir yg iya-iya... alah >.<")
Yuph g byk yg bsa gw tulis soal ni, coz dah menjadi suatu hal yg biasa di kehidupan qta. walaupun cuman beberapa kata, seenggaknya nge-update blog :D
Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
17 Agustus 2008
29 Juli 2008
Faktor2 dalam mencintai seseorang
Setelah ngomongin soal hubungan antara 2 insan, jdi kepikiran bwt nulis ttg knp seseorang bisa suka atau cinta pada orang lain.
Pada dasarnya tiap orang memiliki sifat dan kepribadiannya masing-masing. Dari sifat dan kepribadiannya inilah tiap orang dapat tertarik terhadap orang lain. Maksudnya kyk gini, dalam menjalin hubungan atau lbih pasnya saat seseorang menyukai orang lain biasanya terdpat faktor2 dari orang lain tersebut :
1. Memiliki kesamaan. Maksudnya gini, kan tadi dah disebutkan klo tiap orang punya sifat dan kepribadian masing-masing, hal ini tidak menutup kemungkinan klo terdapat orang-orang yang memiliki sifat dan kepribadian yang sama. Contoh gini, seorang kutu buku dgn kutu buku lainnya, karena sama2 kutu buku suka saling sharing, ngobrol ngalor-ngidul tp jelas kan suka baca buku, karena merasa nyambung jd ada reaksi kimia (alah) ya intinya jadi ad perasaan suka 1 sama lain. Tapi g hanya minat ajah, bisa aja kesamaan daya tarik fisik, latar belakang, sikap dll.
2. Keakraban. Maksudnya gini, semakin akrab kita dengan seseorang maka kita akan cenderung semakin menyukainya. Dua orang yang semakin akrab juga akan "merasa" semakin memiliki banyak kesamaan. Kan banyak juga tuh yang jatuh cinta dari awalnya sahabat. Hal ni paling cocok ma pepatah "tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta" mantaf dah.
3. Kedekatan. Maksudnya gini, ingat2 jaman smu ato smp ato sd ato kuliah dah kan ad tuh temen sekelas, ato sejurusan kan ketemu trus tuh, sering interaksi, nah muncul dah benih2 cinta disini. Bisa dibilang juga cinta karena terbiasa.
4. Daya Tarik Kepribadian. Beuh makin seru nih, jadi ni faktor yg bisa dibilang cukup penting, cukup byk yg menentukan sesorang akan mencintai atau tidak dari faktor yg 1 ini nih. Karena pada dasarnya orang lebih mengukur faktor psikis seperti nilai-nilai, kepribadian, kecerdasan, prestasi, dan keberhasilan daripada faktor yang bersifat fisik seperti ketampanan atau kecantikan dan kedekatan fisik. Cuman ya seiring berjalannya waktu mulai banyak orang2 yg lebih mementingkan fisik terlebih dahulu.
5. Daya Tarik Fisik. Ah yang satu ini mah udh g aneh lagi, normalah di masyarakat. Misal cowo liad cw montok ngelewat atau cwe liad co kekar, good looking keluar dr mobil mewah.. beuh.... Tidak bisa dipungkiri klo kita terkadang menilai sesorang pantas untuk "dikejar" dgn melihat fisiknya terlebih dahulu, hal2 lain belakangan. klo kata gw mah sih yah, jikalau seseorang mencintai org lain berdasarkan fisiknya dulu, biasanya lbih didasari hawa nafsu, berlawanan dgn yg kepribadian. Cmn ya g smwnya karena tiap org beda2.
6. Daya Tarik Sosial. Ini juga udh g aneh. Cinta pada orang yg kaya, pnya kedudukan, sukses, terpandang dll. Emang g salah sih, dan wajar2 ajah. Skrg klo misal ditanya mw nikah ma org dah miskin, bodo, buyatak, madesasuse pokoknya mah, emg mw??? g tw jg sih bkl jawab apa, cmn klo gw ditanya kyk gitu pasti mikirnya berjuta2 kli mpe nungging2 dah. Knp berjuta2 kli??? kan bisa aja 1x, lgs bilang ngga... g sesimple itu kli. Hidup tuh penuh pertimbangan, status sosial di masyarakat bisa dibilang merupakan nilai tambah yang diutamakan di masyarakat skrg ini, karena masa depan dapat terjamin (walaupun tidak 100%).
Mungkin segini aja tulisannya, mumpung lg iseng... sok mangga klo mw komen2, konsultasi, ato ralat... dipersilahkan saja da saya jg msih bljr ^_^
Pada dasarnya tiap orang memiliki sifat dan kepribadiannya masing-masing. Dari sifat dan kepribadiannya inilah tiap orang dapat tertarik terhadap orang lain. Maksudnya kyk gini, dalam menjalin hubungan atau lbih pasnya saat seseorang menyukai orang lain biasanya terdpat faktor2 dari orang lain tersebut :
1. Memiliki kesamaan. Maksudnya gini, kan tadi dah disebutkan klo tiap orang punya sifat dan kepribadian masing-masing, hal ini tidak menutup kemungkinan klo terdapat orang-orang yang memiliki sifat dan kepribadian yang sama. Contoh gini, seorang kutu buku dgn kutu buku lainnya, karena sama2 kutu buku suka saling sharing, ngobrol ngalor-ngidul tp jelas kan suka baca buku, karena merasa nyambung jd ada reaksi kimia (alah) ya intinya jadi ad perasaan suka 1 sama lain. Tapi g hanya minat ajah, bisa aja kesamaan daya tarik fisik, latar belakang, sikap dll.
2. Keakraban. Maksudnya gini, semakin akrab kita dengan seseorang maka kita akan cenderung semakin menyukainya. Dua orang yang semakin akrab juga akan "merasa" semakin memiliki banyak kesamaan. Kan banyak juga tuh yang jatuh cinta dari awalnya sahabat. Hal ni paling cocok ma pepatah "tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta" mantaf dah.
3. Kedekatan. Maksudnya gini, ingat2 jaman smu ato smp ato sd ato kuliah dah kan ad tuh temen sekelas, ato sejurusan kan ketemu trus tuh, sering interaksi, nah muncul dah benih2 cinta disini. Bisa dibilang juga cinta karena terbiasa.
4. Daya Tarik Kepribadian. Beuh makin seru nih, jadi ni faktor yg bisa dibilang cukup penting, cukup byk yg menentukan sesorang akan mencintai atau tidak dari faktor yg 1 ini nih. Karena pada dasarnya orang lebih mengukur faktor psikis seperti nilai-nilai, kepribadian, kecerdasan, prestasi, dan keberhasilan daripada faktor yang bersifat fisik seperti ketampanan atau kecantikan dan kedekatan fisik. Cuman ya seiring berjalannya waktu mulai banyak orang2 yg lebih mementingkan fisik terlebih dahulu.
5. Daya Tarik Fisik. Ah yang satu ini mah udh g aneh lagi, normalah di masyarakat. Misal cowo liad cw montok ngelewat atau cwe liad co kekar, good looking keluar dr mobil mewah.. beuh.... Tidak bisa dipungkiri klo kita terkadang menilai sesorang pantas untuk "dikejar" dgn melihat fisiknya terlebih dahulu, hal2 lain belakangan. klo kata gw mah sih yah, jikalau seseorang mencintai org lain berdasarkan fisiknya dulu, biasanya lbih didasari hawa nafsu, berlawanan dgn yg kepribadian. Cmn ya g smwnya karena tiap org beda2.
6. Daya Tarik Sosial. Ini juga udh g aneh. Cinta pada orang yg kaya, pnya kedudukan, sukses, terpandang dll. Emang g salah sih, dan wajar2 ajah. Skrg klo misal ditanya mw nikah ma org dah miskin, bodo, buyatak, madesasuse pokoknya mah, emg mw??? g tw jg sih bkl jawab apa, cmn klo gw ditanya kyk gitu pasti mikirnya berjuta2 kli mpe nungging2 dah. Knp berjuta2 kli??? kan bisa aja 1x, lgs bilang ngga... g sesimple itu kli. Hidup tuh penuh pertimbangan, status sosial di masyarakat bisa dibilang merupakan nilai tambah yang diutamakan di masyarakat skrg ini, karena masa depan dapat terjamin (walaupun tidak 100%).
Mungkin segini aja tulisannya, mumpung lg iseng... sok mangga klo mw komen2, konsultasi, ato ralat... dipersilahkan saja da saya jg msih bljr ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)